Category Archives: Berita

  • 0

Nyarmiasih, Pengusaha Nata De Coco dari Pondok Kecamatan Sambirejo

Category : Berita

“ DENGAN BERIZIN, USAHA MAKIN LANCAR “

Menjadi seorang pengusaha harus jeli memanfaatkan setiap peluang dan potensi. “Semangat” yang menjadi awal bagi Nyarmiasih dalam memulai dan mengelola usahanya. Berawal dari memanfaatkan air kelapa yang diperoleh dari sekitar rumahnya, kini Nyarmiasih telah menjadi pengusaha  nata de coco yang cukup besar kapasitas produksinya. Menurut pengakuan warga Dukuh Pondok Desa Sambirejo Kecamatan Sambirejo tersebut, setiap hari ia membutuhkan 12 jirigen besar (kurang lebih 300 Liter) air kelapa sebagai bahan baku pembuatan nata de coco. Air Kelapa sebanyak itu tentunya tidak bisa diperoleh di sekitar rumahnya, namun dibeli dari berbagai pasar seperti pasar di Ngrambe atau pasar di Gondang.

Nyamiarsih mengatakan untuk proses produksi nata de coco,  memerlukan waktu 10 hari mulai perebusan air kelapa, pemberian starter, proses fermentasi sampai jadi nata de coco yang siap konsumsi. “ Untuk pembuatan starter, bahan yang diperlukan adalah gula, cuka dan amonium sulfat” terangnya.  Menurut   Nyarmiasih, usaha nata de coco yang ia geluti hanya sampai proses produksi saja. Sedang proses pemotongan, pengemasan dan pemasarannya diserahkan pada pengusaha lain, yang kebetulan masih saudaranya.

Sebagai seorang pengusaha, Nyarmiasih sangat mengerti akan pentingnya perizinan untuk kepentingan usahanya. Untuk itu ia telah melengkapi usahanya dengan berbagai izin yang diperlukan seperti Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil yang dikeluarkan oleh Kecamatan Sambirejo dan telah mengajukan Izin Produk Industri Rumah Tangga yang saat ini masih dalam proses. “Dengan dilengkapi surat-surat izin usaha ini saya menjadi lebih tenang dalam menjalankan usaha sehingga usaha saya juga makin lancar“ kata Nyarmiasih ketika menerima Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP Kabupaten Sragen, Senin, 24/2/2020. Tim menganjurkan untuk segera memperbarui izin melalui OSS (Online Single Submission) berupa NIB (Nomor Induk Berusaha), IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) , dan SPPIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga). (IPP)


  • 0

DARI TEGALREJO TEMBUS TAIWAN DAN BRUNEI DARUSSALAM

Category : Berita

Rumahnya cukup sederhana terletak di sebuah  jalan desa yang jauh dari keramaian. Namun, siapa sangka dari rumah yang dari luar tidak nampak sebagai tempat usaha tersebut, mampu memproduksi pakaian jadi yang telah menembus pasar di berbagai negara seperti Taiwan,  Brunedi Darussalam dan Timor Leste. Pemilik usaha tersebut adalah Sigit Riyanto, warga Dukuh Gombelan RT 12 Desa Tegalrejo Kecamatan Gondang.

Memasuki ruang utama rumah tersebut, nampak belasan karyawan sedang sibuk menjahit bahan pakaian dan seragam pesanan. Sementara di sudut ruangan nampak seragam dan gaun wanita yang sudah jadi. Seragam dari salah satu sekolah di Timor Leste sudah dikemas dalam plastik. Selain memproduksi pakaian jadi, Sigit juga memiliki unit usaha bordir dengan teknologi komputer. Satu set mesin bordir berteknologi komputer untuk  melengkapi usahanya, yang ditempatkan di sebuah ruangan di samping ruang utama.

Menurut pengakuan Sigit, semula ia hanya seorang penjahit biasa dan masih ikut pada pengusaha konveksi lain. Namun berkat ketekunan dan keuletannya ia telah memiliki usaha konveksi dan bordir sendiri yang diberi nama “SGT Bordir Komputer dan Konveksi“. Untuk pesanan pakaian jadi, ia peroleh dari para  rekanan bisnisnya. Menurut Sigit, pakaian jadi hasil produksinya memang mayoritas untuk komoditi ekspor ke berbagai manca negara. Meski demikian ia juga melayani untuk pemasaran lokal, kalau ada permintaan. “Order yang rutin  saya terima adalah  pembuatan seragam salah satu sekolah di negara Timor Leste“ kata Sigit sambil menunjukkan tumpukan pakaian seragam sekolah Timor Leste yang siap dikirim. Sedang  unit bordirnya, kebanyakan untuk memproduksi atribut seragam sekolah, PNS, TNI/Polri, dan sebagainya.

Sebagai pengusaha yang sedang mengembangkan usahanya, Sigit Riyanto telah melengkapi usahanya dengan izin-izin yang diperlukan.  “Saya telah mengurus izin usaha Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) melalui aplikasi OSS di DPMPTSP Sragen  beberapa waktu lalu“ katanya ketika menerima Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinandan Nonperizinan DPMPTSP Sragen (Selasa, 18/2/20 ). “ Proses pengajuan izin juga mudah dan tidak berbelit-belit “ tambahnya. (IPP)


  • 0

PELAKU USAHA BERI RESPONS POSITIF TERHADAP PELAYANAN DPMPTSP SRAGEN

Category : Berita

Pelayanan Perizinan DPMPTSP Sragen mendapat respons yang positif dari masyarakat pelaku usaha yang mengajukan perizinan ke DPMPTSP. Hal tersebut terungkap, ketika tim Koordinasi  Pengawasan dan Pembinaan Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP Kabupaten Sragen mengadakan kegiatan pengawasan dan pembinaan di wilayah Kecamatan Gemolong (Kamis / 13 Februari 2020). Para pelaku usaha yang mengajukan permohonan tersebut mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan DPMPTSP Kabupaten Sragen.

            Seperti yang dikemukakan oleh Sunarso,  seorang pengusaha bidang pupuk dan obat-obatan pertanian, yang tinggal di Desa Peleman, Kec. Gemolong.  Menurut Sunarso proses pengajuan perizinan di DPMPTSP sangat mudah dan cepat selesai. Ia mengaku hanya membutuhkan waktu beberapa menit  sampai selesai proses pengajuan  perizinan. “Petugasnya juga ramah dan terampil dalam membantu dan memandu saya dalam pengajuan perizinan“ tambah pensiunan guru tersebut. Sunarso juga mengaku senang Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP berkunjung ke tempat usahanya terkait  dengan perizinan usaha yang telah ia ajukan .

            Hal senada juga dikatakan  K.H. Slamet Al Barqy, pengusaha bidang biro perjalanan haji / umroh yang tinggal di desa Geneng Duwur, Kecamatan Gemolong. Menurut pengelola pondok pesantren Al Muzanni tersebut, pola jemput bola pengawasan dan pembinaan yang dilakukan DPMPTSP Kabupaten Sragen, sangat membantu para pengusaha di daerah yang belum paham dalam proses pengajuan perizinan usahanya. Slamet Sukardi mengaku sangat senang dan berterimakasih mendapat kunjungan dari Tim Pengawasan dan Pembinaan  Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP, sehingga ia menjadi paham tentang proses pengajuan perizinan melalui  aplikasi OSS.

            Kegiatan Pengawasan dan Pembinaan Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP di wilayah Kecamatan Gemolong dilaksanakan dengan mengunjungi beberapa pengusaha yang telah mengajukan perizinan melalui aplikasi OSS di DPMPTSP. Menurut Kabid Informasi Pengawasan dan Pengaduan DPMPTSP, Aniek Windarsih, kegiatan Pengawasan dan Pembinaan Perizinan tersebut dilaksanakan untuk memantau, mengawasi serta melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha yang telah mengajukan perizinan. Melalui kegiatan tersebut dapat diketahui apakah usaha yang dilaksanakan para pelaku usaha sudah sesuai dengan izin usaha yang diajukan. Selain itu banyak pelaku usaha  yang masih belum selesai dalam pengajuan izinnya,  seperti  belum melakukan aktivasi perizinannya atau belum memenuhi komitmen. Hal itu  karena masih kurangnya pemahaman dari para pelaku usaha tentang proses pengajuan perizinan melalui aplikasi OSS. “Melalui kegiatan tersebut diharapkan makin meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pengusaha untuk  mengurus perizinan usahanya, yang akhirnya semakin meningkatkan iklim investasi di Kabupaten Sragen “ jelas Aniek Windarsih. (IPP)


  • 0

JAJARAN DPMPTSP KABUPATEN SRAGEN KUNJUNGI MPP KAB. BADUNG

Category : Berita

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan Mall Pelayanan Publik, jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sragen mengadakan kunjungan kerja ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung, Provinsi Bali ( Jumat / 31/1/2020). Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Sragen, Tugiyono, S.H tersebut diterima oleh Kepala Bidang Program dan Informasi DPMPTSP Kabupaten Badung, I Gusti Bagus Diana Putra, didampingi Kabid Pelayanan Perizinan Pemerintahan dan Pembangunan Sang Nyoman Oka Permana, di Ruang Pertemuan setempat.

Kepala Bidang Program dan Informasi DPMPTSP Kabupaten Badung, I Gusti Bagus Diana Putra  mengatakan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Badung merupakan pilot project Pembangunan Mall Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2018. Kabupaten Badung merupakan satu dari 11 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang ditunjuk  Kemenpan RB sebagai lokasi penyelenggara  Mall Pelayanan Publik Tahun 2018. Di Provinsi Bali selain Kabupaten Badung,  Kota Denpasar juga ditunjuk menjadi pilot project oleh Kementrian PAN dan PB untuk mendirikan MPP.

MPP Kabupaten Badung yang terletak di pusat pemerintahan Kabupaten Badung tersebut, diresmikan pada tanggal 17 September 2018 oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi saat itu,  Syarifudin. I Gusti Bagus Diana Putra menjelaskan di MPP Kabupaten Badung saat ini telah bergabung 27 Instansi yang memberikan layanan publik, terdiri dari 10 BUMN, 9 instansi vertikal dan 8 instansi kabupaten. Jumlah Layanan di MPP Badung sebanyak 145 layanan.

Lebih lanjut I Gusti Bagus Diana Putra menjelaskan keberadaan MPP Badung secara riil mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik di Kabupaten Badung. “Sebelum ada MPP jumlah pemohon layanan hanya sekitar 50 pemohon per hari. Namun setelah ada MPP ini, jumlah pemohon meningkat pesat, sekitar 500 pemohon perhari “ kata Diana Putra. “Untuk meningkatkan kualitas layanan MPP Kabupaten Badung telah melakukan inovasi melalui aplikasi Laperon ( Layanan Perizinan Online ), sehinggga makin memudahkan masyarakat dalam mengurus dan mengajukan permohonan perizinan “ tambahnya.

Terkait operasional MPP, menurut Diana Putra, komitmen Bupati Badung sangat tinggi untuk mendukung keberadaan MPP Kabupaten Badung ini. “Seluruh biaya operasional MPP ditanggung Pemkab Badung. Sehingga instansi yang bergabung di MPP tinggal menyiapkan personel dan materi untuk pelayanan pada pemohon saja “ imbuh Diana Putra.

Sementara Kepala DPMPTSP Kabupaten Sragen, Tugiyono S.H mengatakan, sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Tengah, Kabupaten Sragen tahun 2020 ini harus sudah memiliki Mall Pelayanan Publik. Untuk itu pihaknya sengaja berkunjung ke MPP Kabupaten Badung ini, untuk belajar banyak hal dalam pengelolaan MPP, karena MPP Kabupaten Badung telah menjadi rujukan nasional dalam bidang pengelolaan Mall Pelayanan Publik. Tugiyono berharap dengan melihat, belajar dan mengikuti bimbingan teknis di MPP Badung ini tentunya menjadi bekal yang sangat bermanfaat dalam mengelola MPP Kabupaten Sragen yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Selesai penerimaan  di Ruang Pertemuan, jajaran DPMPTSP Kabupaten Sragen  yang terdiri dari Sekretaris, para Kabid, Kasie dan petugas Front office dan Back Office melakukan tinjauan lapangan ke loket-loket pelayanan yang ada di MPP Kabupaten Badung. (IPP)


  • 0

Pengembangan Potensi Unggulan daerah melalui pembuatan Video Profil Investasi

Category : Berita

Pada penetapan anggaran 2019, Seksi Pengembangan Bidang Penanaman Modal memiliki satu kegiatan yaitu Pengembangan Potensi Unggulan Daerah  berupa pembuatan video profil investasi.

Melalui beberapa rapat koordinasi dibahas pentingnya pengemasan informasi tentang potensi dan peluang serta iklim penanaman modal untuk pemangku kepentingan baik di dalam maupun luar negeri guna menambah daya tarik Investasi ke Kabupaten Sragen.

Kegiatan pembuatan Video Profil Investasi Kabupaten Sragen tahun 2019 ini, kami dibantu olehpihak ketiga yaitu CV. DFR BERSAUDARA selaku penyedia. Pengambilan gambar akan dilaksanakan secara bertahap pada lokasi sesuai dengan alur proses perizinan di DPMPTSP untuk tahap awal dan dilanjutkan ke lokus peluang investasi dan potensi yang ada, juga testimoni dari BUPATI Sragen sebagai opening statement.

Semoga video profil investasi yang kami sediakan dapat dimanfaatkan guna kepentingan promosi dan membantu daya tarik investasi di Kabupaten Sragen.


  • 0

Team Dalak Provinsi dan Sragen Goes to Gondang

Category : Berita

Kali ini team Pengendalian dan Pelaksanaan ( Dalak ) Penanaman Modal DPMPTSP Sragen berkunjung ke wilayah timur Kabupaten Sragen. Kunjungan kali ini ditemani oleh Tim dari Pengawasan dan Pengendalian ( WASDAL ) DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kunjungan ini team harus meninjau Perusahaan yang mengajukan izin dalam kewenangan Provinsi dalam pengawasannya. Terdapat beberapa Perusahaan yang lokasi nya tidak ditemukan, maka dari itu team harus mengkonfirmasi ke Kelurahan/Desa setempat. Bertemu dengan Perangkat Daerah di Desa Sambungmacan Kecamatan Sambungmacan memang ditemukan adanya perusahaan yang mengurus izin namun tidak meminta surat keterangan dari pihak setempat dan tidak ditemukan proyeknya di lokasi yang tertera di sistem perizinan, dalam hal ini team dapat memberikan rekomendasi untuk mencabut izin tersebut.

Selanjutnya kami berkunjung ke Perusahaan Tekstil yang cukup besar di Sragen yaitu Delta Merlin Sandang Textile yang telah melengkapi izin dengan regulasi terbaru yaitu Nomor Induk Berusaha ( NIB ). Perusahaan ini bergerak di bidang Industri Pengolahan dan Pemintalan Benang. Perusahaan telah lama beroperasional dan memiliki pasar cukup luas termasuk di luar negeri yaitu di Negara Eropa.

PT. DELTA MERLIN SANDANG TEXTILE telah memiliki hak akses Laporan Kegiatan Penanaman Modal ( LKPM ) dan telah secara rutin melaporkan secara online. Bagi Perusahaan yang telah mengurus izin melalui OSS kami sarankan melakukan konsultasi dan pendampingan ke petugas OSS DPMPTSP, karena ada beberapa data yang kurang sesuai ataupun belum ternotifikasi sesuai dengan pemenuhan komitmennya.

Team dari Wasdal Provinsi memberikan sosialisasi mengenai kewajiban perusahaan terkait pembuatan izin melalui OSS, pemenuhian komitmen, pelaporan usaha secara periodik, kemitraan sampai kepada Corporate Social Responsibility ( CSR ) kepada lingkungan.

Menutup kunjungan lapangan kali ini, kami sempatkan berfoto bersama, dan pihak dari Perusahan mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sragen dan Provinsi Jawa Tengah khususnya di Bidang Penanaman Modal atas pembinaan dan pembimbingan terhadap Perusahaan.

( #Reportase #Dalak/May )


  • 0

DPMPTSP Goes to CV. GITA MEDIA ( #DALAK )

Category : Berita

Peraturan Kepala Badan Penanaman Modal No. 7 Tahun 2018 tentang pedoman dan tata cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal bertujuan untuk mewujudkan Standarisasi dan Informasi Penyelenggaraan Pelaksanaan Penanaman Modal pada BKPM, DPMPTSP Provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk mewujudkan Peraturan Kepala BKPM tersebut diatas, tim Pemantauan, Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal baru-baru ini (bulan Oktober) telah berkunjung  terhadap salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Aktivitas Kesehatan yaitu, CV. GITA MEDIKA yang berlokasi di Sragen-Balong KM 7, Ds. Ngarum, Kec. Ngrampal, Kab.Sragen.

Pengawasan dan Pengendalian dimaksud, untuk melihat secara langsung aktivitas perusahaan serta Sosialisasi terhadap Administrasi Perizinan dan Non Perizinan yang dimiliki oleh Perusahaan serta dialog dengan penanggung jawab Perusahaan menyangkut kewajiban Perusahaan dalam melaporkan kegiatan Penanaman Modal tepat waktu sesuai periode pelaporan, disamping itu Tim yang turun juga menanyakan perkembangan kegiatan perusahaan dalam melayani masyarakat dan kesulitan selama berusaha.

Menurut penanggung jawab Perusahaan, dr. Yuri menyatakan bahwa perusahaan telah mengurus NIB melalui Online Single Submission sesuai arahan dari Pemerintah, CV. GITA MEDIKA namun belum terlalu faham mengenai OSS, kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi setelah adanya pengurusan izin tersebut ujar beliau memberikan keterangannya kepada Tim yang melakukan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.

Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Penanaman Modal, bersama Kasi Pengendalian Pelaksanaan dan pelaksana administrasi memberikan sosialisasi mengenai kewajiban Perusahaan yaitu harus melaporkan kegiatan usahanya secara online dan rutin setiap triwulan/ tiga bulan se kali, karena dipantau langsung oleh BKPM Pusat, apabila perusahaan yang telah mengurus izin belum melakukan pelaporan, maka otomatis akan menerima surat peringatan, berkala dan apabila mengabaikan kewajiban berikut akan menyebabkan adanya evaluasi terhadap izin yang telah terbit, dapat berupa pencabutan, penutupan dan akan berdampak kerugian bagi perusahaan.

( #ReportaseDalak/May )


  • 0

DPMPTSP Goes to BUMD Air Minum Kabupaten DATI II Sragen

Category : Berita

Peraturan Kepala Badan Penanaman Modal No. 7 Tahun 2018 tentang pedoman dan tata cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal bertujuan untuk mewujudkan Standarisasi dan Informasi Penyelenggaraan Pelaksanaan Penanaman Modal pada BKPM, DPMPTSP Provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk mewujudkan Peraturan Kepala BKPM tersebut diatas, tim Pemantauan, Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal baru-baru ini (bulan Oktober) telah berkunjung  terhadap salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Perusahaan Daerah Air Minum, BUMD AIR MINUM KABUPATEN  DATI II SRAGEN.

Diterima dengan baik oleh penanggung jawab di Perusahaan, tim Pemantauan dan Pengendalian Penanaman Modal memberikan sosialisasi dan membimbing dalam pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal.

Menurut penanggung jawab Perusahaan, dr. Yuri menyatakan bahwa perusahaan telah mengurus NIB melalui Online Single Submission dikarenakan persyaratan yang harus dipenuhi dalam menerima hibah dari negara Asing, namun belum mengerti bagaimana kewajiban selanjutnya. Tim Pemantauan diterima dengan baik oleh petugas, dan meminta agar perusahaan dibimbing selalu ke depannya, namun dikarenakan keterbatasan SDM yang ada, Perusahaan diminta untuk lebih aktiv bertanya, dan dapat datang ke DPMPTSP bertemu petugas apabila menemui kesulitan. BUMD AIR MINUM KABUPATEN DATI II SRAGEN telah memberikan kepedulian sosial pada masyarakat sekitar berupa bantuan sosial lingkungan berupa pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ), proposal kegiatan lingkungan sekitar produksi.

Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Penanaman Modal, bersama Kasi Pengendalian Pelaksanaan dan pelaksana administrasi memberikan sosialisasi mengenai kewajiban Perusahaan yaitu harus melaporkan kegiatan usahanya secara online dan rutin setiap triwulan/ tiga bulan se kali, karena dipantau langsung oleh BKPM Pusat, apabila perusahaan yang telah mengurus izin belum melakukan pelaporan, maka otomatis akan menerima surat peringatan, berkala dan apabila mengabaikan kewajiban berikut akan menyebabkan adanya evaluasi terhadap izin yang telah terbit, dapat berupa pencabutan, penutupan dan akan berdampak kerugian bagi perusahaan.

LINK LKPM : https://lkpmonline.bkpm.go.id/  ( #ReportaseDalak/May )


  • 0

Berharap Sragen memiliki Hotel & Convention Centre

Category : Berita

Kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pesona keindahan dan sumber daya alam memberikan peluang bagi pemerintah untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang dapat berpengaruh dalam peningkatan pendapatan nasional. Keanekaragaman budaya juga menjadi salah satu daya tarik wisata kultural yang mampu mendorong keinginan wisatawan mancanegara untuk berwisata ke Indonesia.

Untuk mendukung pertumbuhan dan pergerakan wisatawan tentunya diperlukan fasilitas pendukung. Akomodasi merupakan salah satu fasilitas pendukung bagi wisatawan. Selain itu, kebutuhan akan kegiatan MICE di Kabupaten Sragen sangatlah mendesak. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh OPD di Kabupaten Sragen lebih banyak di luar Sragen seperti Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar dan di kawasan Tawangmangu. berdasarkan uraian tersebut dibutuhkan studi potensi dan kelayakan dalam pembangunan hotel dan convention center di Kabupaten Sragen.

Seksi Pengembangan Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sragen menggagas perencanaan pengembangan investasi Sragen dengan membuat Kajian di Tahun 2019 ini menggandeng salah satu pihak konsultan yang terpercaya yaitu PT. KIRANA ADHIRAJASA INDONESIA.

Tujuan kegiatan Kajian Pembangunan Hotel dan Convention Center Kabupaten Sragen ini meliputi:

  1. Teridentifikasinya skema investasi yang sesuai dengan kondisi Kabupaten Sragen melalui  pembangunan hotel dan convention center.
  1. Tersusunnya rencana investasi yang sesuai dan aplikatif.

Dipimpin oleh Kepala Bidang Penanaman Modal ( Bp. Erwan Adhitya Suddin, S.H), pada bulan Agustus ini telah dimulai kegiatan koordinasi dengan Stake holder terkait seperti BP2KAD Bidang Aset, DPUPR, Bagian Pemerintahan, BAPPEDA, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Kelurahan Karang Tengah dengan mendengarkan dan berdiskusi mengenai Pemaparan oleh PT. KIRANA  ADHIRAJASA INDONESIA.

Usaha jasa akomodasi atau perhotelan termasuk ke dalam pilar Industri pariwisata. Oleh karena itu, dalam penyusunan Feasibility Study pembangunan dan hotel dan convention center di Kabupaten Sragen nantinya akan mengacu ke dalam perencanaan pengembangan pariwisata pada aspek Industri Pariwisata (PT. KIRANA  ADHIRAJASA INDONESIA )

Mari kita berharap agar dengan FS ini, ke depan Kabupaten Sragen akan mendapatkan Investor yang akan tertarik  dengan project ini, agar Kota kita tercinta semakin maju dan semakin meningkat Industri Pariwisatanya, Aamiin.

( #Reportase #Pengembangan/May )


  • 0

MEMBANGUN CHARACTER MELALUI HYPNOTHERAPY

Category : Berita

DPMPTSP Sragen – Empat puluhan Karyawan dan Karyawati Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sragen, mengikuti kegiatan character building (membangun karakter) di Aula DPMPTSP, Senin (20/5/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan sore hari selepas jam kerja tersebut mengundang Bapak Hari Indra Yudayana selaku motivator dan praktisi hypnotherapy.

Acara yang dikemas dengan penuh canda dan kekeluargaan bertujuan untuk sejenak melepaskan diri dari kepenatan rutinitas di tempat kerja. Selain itu, semangat kebersamaan dan jiwa korsa di antara seluruh karyawan  diharapkan semakin terpupuk sehingga berpengaruh dengan kualitas kinerja.

Dalam kata-kata motivasinya, Bapak Hari Indra menekankan agar kita selalu memiliki pikiran dan perkataan positif agar alam bawah sadar kita juga merekam hal-hal yang positif pula.

Acara ditutup dengan foto dan buka puasa bersama.  (IPP)