Nyarmiasih, Pengusaha Nata De Coco dari Pondok Kecamatan Sambirejo

  • 0

Nyarmiasih, Pengusaha Nata De Coco dari Pondok Kecamatan Sambirejo

Category : Berita

“ DENGAN BERIZIN, USAHA MAKIN LANCAR “

Menjadi seorang pengusaha harus jeli memanfaatkan setiap peluang dan potensi. “Semangat” yang menjadi awal bagi Nyarmiasih dalam memulai dan mengelola usahanya. Berawal dari memanfaatkan air kelapa yang diperoleh dari sekitar rumahnya, kini Nyarmiasih telah menjadi pengusaha  nata de coco yang cukup besar kapasitas produksinya. Menurut pengakuan warga Dukuh Pondok Desa Sambirejo Kecamatan Sambirejo tersebut, setiap hari ia membutuhkan 12 jirigen besar (kurang lebih 300 Liter) air kelapa sebagai bahan baku pembuatan nata de coco. Air Kelapa sebanyak itu tentunya tidak bisa diperoleh di sekitar rumahnya, namun dibeli dari berbagai pasar seperti pasar di Ngrambe atau pasar di Gondang.

Nyamiarsih mengatakan untuk proses produksi nata de coco,  memerlukan waktu 10 hari mulai perebusan air kelapa, pemberian starter, proses fermentasi sampai jadi nata de coco yang siap konsumsi. “ Untuk pembuatan starter, bahan yang diperlukan adalah gula, cuka dan amonium sulfat” terangnya.  Menurut   Nyarmiasih, usaha nata de coco yang ia geluti hanya sampai proses produksi saja. Sedang proses pemotongan, pengemasan dan pemasarannya diserahkan pada pengusaha lain, yang kebetulan masih saudaranya.

Sebagai seorang pengusaha, Nyarmiasih sangat mengerti akan pentingnya perizinan untuk kepentingan usahanya. Untuk itu ia telah melengkapi usahanya dengan berbagai izin yang diperlukan seperti Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil yang dikeluarkan oleh Kecamatan Sambirejo dan telah mengajukan Izin Produk Industri Rumah Tangga yang saat ini masih dalam proses. “Dengan dilengkapi surat-surat izin usaha ini saya menjadi lebih tenang dalam menjalankan usaha sehingga usaha saya juga makin lancar“ kata Nyarmiasih ketika menerima Tim Pengawasan dan Pembinaan Perizinan dan Nonperizinan DPMPTSP Kabupaten Sragen, Senin, 24/2/2020. Tim menganjurkan untuk segera memperbarui izin melalui OSS (Online Single Submission) berupa NIB (Nomor Induk Berusaha), IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil) , dan SPPIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga). (IPP)