Pelatihan Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Sragen Perdana di Tahun 2024
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian daerah. Keberadaan UMKM merupakan salah satu penyokong roda perekonomian di Kabupaten Sragen. Sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan UMKM, Pemerintah Kabupaten Sragen memiliki program pengembangan UMKM 10 Milyar. Program ini merupakan program unggulan Ibu Bupati Sragen untuk pemulihan UMKM setelah pandemi Covid-19. Program ini diwujudkan dalam wujud berbagai kegiatan yang ditujukan untuk pelaku UMKM di berbagai OPD. Salah satunya di DPMPTSP Kabupaten Sragen, dengan fasilitasi kemudahan dalam perizinan berusaha.
Kegiatan Fasilitasi dan Sinkronisasi Penetapan Pemberian Fasilitas/Insentif Daerah (Pelatihan Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Sragen) Tahun 2024 ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Sragen Periode 2021-2026 dan mendukung Program Unggulan UMKM 10 Milyar tersebut.
Di tahun 2024 ini, Pelatihan Bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Sragen Perdana dilaksanakan pada Rabu (15/05/2024) bertempat di Aula Mal Pelayanan Publik Askara Bumi Sukowati Kabupaten Sragen, dan diikuti oleh 33 (tiga puluh tiga) peserta yang berlatar belakang pelaku usaha di bidang makanan dan minuman serta kerajinan.
Acara dibuka oleh Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sragen, Ibu Ariska Taminawati, S.STP, M.Si. Pelatihan kali ini menghadirkan tiga orang narasumber yang menyampaikan tiga tema yang berbeda. Narasumber yang pertama adalah Bapak Marcel Radiktya (CMO Brand MR. Epple), yang menyampaikan materi seputar Digital Marketing. Narasumber yang kedua adalah Bapak Yudha Mei Lukmana dari PT. Mikrobisnis Digital Sejahtera (INAmikro) yang menyampaikan materi Branding dan Company Profile. Narasumber yang ketiga adalah Bapak Arif Hanandya Trie Prasetya, Pendamping OSS RBA, yang menyampaikan tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Harapannya melalui pelatihan ini pelaku usaha yang menjadi peserta pelatihan memiliki legalitas perizinan berusaha; mampu menyusun strategi untuk mengembangkan usahanya; mampu membuat branding usaha yang bisa memperkuat image usaha; mampu memanfaatkan media sosial, platform digital, serta teknologi terbaru untuk mempromosikan usahanya; dapat berbagi pengalaman baik sesama pelaku usaha maupun dengan mentor/narasumber dan dapat membentuk jaringan/networking yang dapat mendukung perkembangan usaha.